D’ACADEMY ASIA (HAZMAN)


 

haz

Tayangan D’Academy Asia 10 Desember 2015 sudah memasuki babak TOP 12. Ada 6 peserta dari Grup A yang ditampilkan antara lain Lesty, Evi, Yaniey, Irwan, Syuhada juga  Hazman.

Jujur saya bangga dengan peserta dari Indonesia, begitu juga salut dengan peserta dari Malaysia, Singapura dan Brunei yang berusaha sebisa mungkin untuk bisa membawakan Dangdut dengan sebaik-baiknya. Penampilan peserta dari luar bukannya buruk, hanya saja kita sering salah dalam menilai Dangdut selama ini. Dulu genre Dangdut disepelekan, artis dangdut tidak segampang sekarang ini untuk bisa melejit dan diterima di kalangan masyarakat. Dangdut dianggap musik kampungan yang hanya orang pinggiran yang menyukai jenis musik ini. Padahal sesungguhnya, dibanding Rock, Slow atau Pop, lagu dangdut-lah yang memiliki tantangan tersendiri dan tingkat kesulitan tinggi dibanding jenis lagu lainnya.

Di D’Academy Asia ini kita bisa melihat tantangan itu. Para pesertanya sudah oke semua dan mereka memiliki bekal kemampuan bernyanyi masing-masing. Tapi apa semuanya mampu membawakan lagu dangdut dengan cengkak-cengkoknya? Itu sebabnya saya lebih memperhatikan peserta dari luar daripada peserta dari Indonesia. Kalo peserta dari Indonesia saya mah udah nggak ragu lagi, karena dangdut kan udah makanan sehari-hari. Yang menarik itu adalah menyaksikan peserta dari Malaysia atau Singapura atau Brunei. Hasilnya beragam. Ada yang masih bingung membedakan cengkok Melayu dan cengkok Dangdut dan itu sangat terasa sekali pada peserta dari Malaysia. Kadang terdengar canggung tapi ada juga loh yang berhasil. Tapi jujur, dalam hal ini saya nggak menjagokan siapapun, dan siapapun pemenangnya nanti maka itulah yang terbaik. Untuk yang satu ini, saya memilih untuk menjadi penikmat saja. Dan tentu saja, saya menikmati acara ini.

Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, saya menyukai acara ini karena tingkah MC dan komentatornya yang kocak namun fair dalam memberi pendapat. Seperti sebuah skenario yang sudah disepakati : Soimah akan bersaing kecantikan dengan Mas Idayu, Saipul Jamil yang menunjukkan sikap mambo kepada Mas Idayu, Ivan Gunawan yang ceriwis soal detail pakaian dan juga kesehatan tenggorokan Saipul Jamil, atau kometator lain – yang biasanya berganti-ganti kadang Indul Daratista, kadang Iis Dahlia atau penyanyi dangdut lainnya yang selalu menjadi objek penderita akibat perdebatan Soimah dan Mas Idayu. Kak Ros dan Fakhrul Razi yang nggak memiliki porsi, stay calm and cool – duduk manis di kursi aja. Hhehehe….

Tapi yang pasti, Soimah dan Mas Idayu (Mami) masih yang the best bagi saya. Makanya gitu dengar kabar Mami udah selesai kontrak dengan Indosiar dan akan meninggalkan D’Academy, saya kaget juga. Walau Mami sendiri udah menjelaskan bahwa rencana itu dibatalkan, tetap aja saya nggak bisa ngebayangin D’Academy tanpa Mami. Moga-moga lanjut ya Mami sampe D’Academy Asia selesai.

Hanya saja Soimah di Top 12 ini kelihatan nggak bergairah, seperti nggak ada semangat dan terkesan seperti menjaga imej. Kenapa Ma’e? Apa karena Mba Inul menggoda Hazman? Hahaha….

Bicara soal Hazman, saya tuh semangat banget kalo dia tampil. Bukan karena saya menjagokan dia, melainkan menunggu reaksi dari Soimah. Jadi ingat pada penampilan Hazman sebelumnya waktu mereka berpegangan tangan, D’Band langsung mengiringi dengan alunan musik Blues ngeres yang sontak membuat semua pada ngakak termasuk saya. Pilihan musik yang tepat dan Soimah bisa menyesuaikannya dengan mimik wajah yang tak kalah lucu.

Dan di malam Top 12 ini saya berekspektasi yang sama, akan ada kelucuan baru yang menghibur setelah penampilan Hazman, tapi ternyata berakhir dengan biasa-biasa saja. Walau Soimah berdebat dengan Indul Daratista tentang Hazman, atau Mas Idayu yang meledek bunga persembahan Hazman adalah bunga plastik yang palsu, tetap saja terkesan seperti ada yang dijaga. Dan itu membuat saya dan tentunya penggemar Soimah yang lainnya kecewa.

Entah lagi ada masalah atau lagi nggak enak badan atau lagi banyak pikiran, yang jelas Soimah keliatan banget kurang bersemangatnya. Memang sih komentar dan kritik yang dilontarkan di medsos itu semua pedas-pedas terutama tentang lengkingan suara Soimah yang menjerit-jerit saat memberi komentar dan juga kritikan lainnya. Tapi masak iya sih itu penyebab Soimah jadi adem seperti ini? Nggak asyik ah … !!!
Percuma dong ngasi semangat ke peserta D’Academy untuk tidak menyerah kalo Soimahnya sendiri langsung loyo gitu di bully?

Mas Idayu tetap centil dan judes walau malam TOP 12 dapat surprise dari Saipul Jamil yang ngasi kado celengan gell yang cute! Saipul Jamil juga tetap konsisten dengan sikap mambo-nya begitu juga Ivan Gunawan yang kocak banget kalo lagi mempraktikkan aksen Thailand. Kalo Kak Ros dan Fakhrul Razi ya seperti biasa, adem ayeeem….

Untuk kontestan di TOP 12 saya mau bahas satu peserta nih, Hazman!
Aduh… Kalo bisa dikurangin deh ‘minta’minta’-nya. Sekalipun cuma becanda tapi kok kurang sreg di telinga. Seperti waktu Soimah bertanya “Kamu butuh apa?” (yang jelas-jelas cuma becanda) Hazman menjawab “Butuh kenderaan (mobil)” – nah waktu berhadapan dengan Inul Daratista, MC menyela Inul dan mengatakan bahwa Hazman ingin menyampaikan sesuatu ke mba Inul. Waktu mba Inul menanyakan apa yang ingin disampaikan,  Hazman menjawab “Mau minta HP”. Walaupun cuma becanda, walaupun itu goda-godaan-nya MC ke Hazman supaya terdengar lucu, tapi kok nggak enak aja kedengarannya. Kalaupun 2 hal itu adalah hal yang paling diimpikan, kan bisa disampaikan di belakang panggung, nggak usah di publish secara live hingga 4 negara menyaksikannya. HP dan mobil adalah hal kecil bagi Soimah dan Inul Daratista, tapi kan ada etika dalam meminta atau becanda…. Jangan-jangan ini yang membuat Soimah jadi nggak bersemangat? Hmmm…….

-A.G-

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s